Jurus Barakah Kyai XI : Tidak Ada Rezeki Tertukar

Tidak sedikit kisah yang kemudian bocor ke telinga kami tentang tidak sampainya calon pelanggan yang hendak membeli atau memesan alat musik pada kami. Ada saja seseorang yang mengabarkan pada kami tentang kejadian tersebut. Si Fulan dari kota A dengan tujuan ke rumah tapi dijegal si fulan, kata mereka memberi kabar.

     Kebanyakan mereka [ tamu yang dijegal ] adalah orang baru yang belum atau kadang sudah direkomendasikan oleh pelanggan kami di kotanya namun tidak dikawal langsung. Cerobohnya kadang dia lupa tidak membekali nomer handphone kami serta informasi yang cukup. Karena masih baru dan mungkin kurang memahami sosiologi bisnis kerajinan alat musik di desa kami, akhirnya dia termakan rayuan.
     Mayoritas calon pelanggan baru kami yang tidak sampai ke tempat industri kerajinan ” Suara Tunggal Bahana ” jalan Soedirman KM. 4, 350 meter sebelah Barat SPBU Kaliwadas, adalah karena terbujuk rayuan maut oknum pemilik toko musik di sepanjang jalan desa Kaliwadas. Bahkan seseorang dengan profesi lain dan kebetulan melihat orang asing yang diyakini sedang mencari alat musik itu, akan ikut mengaku-aku sebagai pengrajin, pemilik toko atau minimal akan mengaku sebagai orang dekatnya.
     Yang jujur dan merasa itu bukan tamunya maka akan segera menunjukkan alamatnya. Sebaliknya yang nakal maka dia akan membawa ke rumahnya sendiri atau disampaikan ke orang lain yang bukan menjadi tujuan si tamu. Jika si tamu tetap yakin harus bertemu kami, biasanya dia akan diantarkan sampai ke rumah. Bahkan, maaf, istilah kasarnya, si tamu akan diantarkan sampai ke depan hidung kami dengan memberikan kode agar dia diberi jatah !
     Ada sebuah kisah nyata dari salah seorang tamu kami pada awal tahun 2000-an yang lalu. Katanya dia sudah berjalan mondar-mandir mencari alamat kami namun tidak juga bisa ditemukan. Yang dia lihat hanya gelap menuju lokasi yang dituju. Padahal dia lumayan hapal karena sudah beberapa kali datang ke rumah sebelumnya. Akhirnya setelah kelelahan dan hampir putus asa dia mencoba mencari alternatif jalan lain dan kebetulan bertemu dengan tetangga kami yang baik hati. Alhamdulillah dia akhirnya sampai juga ke rumah kami dengan selamat [ Wallaahu a’lam bish-shawab ].
   Pengrajin bermerek Solichin Toip memang terkenal. Rumah kami pun berada di pinggir jalan besar Jendaral Soedirman KM. 4 dengan papan nama ” Suara Tunggal Bahana – Solichin Toip Bumiayu ” yang berdiri di samping depan rumah. Namun terkenalnya seseorang atau brand sebuah perusahaan bukanlah merupakan jaminan bahwa itu mudah dicari. Di tengah persaingan yang tidak sehat dan berat, akan sulit menemukan tujuan awal jika yang kebetulan ditemui adalah bukan orang yang jujur.

Semua Kejadian Mengandung Hikmah Yang Tersembunyi.
     Jika qadla [ takdir baik ] Allah sudah diberikan pada seorang hamba, maka tidak akan ada seorang pun yang mampu menghalang-halangi kemuliaan atau takdirnya meski seluruh makhluk-Nya menghalangi. Bahkan jika qadar [ takdir buruk ] Allah menimpa pada seorang hamba, maka juga tidak akan ada seorang pun yang mampu mengangkat kehinaan seorang hamba meski seluruh makhluk Allah menolongnya.
     Kalimat di atas menjadi keyakinan kami bahwa tidak ada rezeki yang tertukar. Jika pun ada [ tamu kami dighasab ; bahasa Indonesia digasak ] orang lain, maka kami akan menganggapnya sebagai ‘tumbal’ kelanggengan dan kelarisan usaha kami. Semua kejadian itu insya Allah ada hikmahnya bagi kami. Kami hanya perlu membuat prioritas ikhtiar dan memupuk kesabaran, ketabahan serta kepasrahan. Bahwa jika cobaan dan ujian itu dapat kami hadapi maka insya Allah Tuhan akan menggantinya dengan yang lebih baik. Allah tidak ‘tidur’. Dia pasti akan menolong setiap hamba yang didlalimi hamba-Nya yang lain.
Wallaahu a’lam bish-shawab.

Tentang Solichin Toip

Pengrajin dan produsen alat musik tradisional Islamis dan modern al ; aneka versi Rebana Hadrah, Diba, Syrakal, Qasidah, Marawis, Gendang, Bedug dan Mimbar mesjid, Marching Band, anekea furnitur rumah tangga, dan lain-lain. Generasi ke II pengrajin Rebana terbaik dan pertama sejak 1950-an dari Bumiayu. Apresiasi tertinggi terpilih dalam program acara Laptop Si Unyil di Trans7 pada 21 April 2010 sebagai satu-satunya pengrajin rebana berkualitas terbaik se Indonesia.
Gambar | Pos ini dipublikasikan di Akhlak, Artikel, Bisnis Islami, Orang Jujur, Orang Nakal, Pelanggan, Renungan, Tamu dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s