Zikir Malam Lailatul-Qadr

lailatul-qadr

Rasanya baru kemarin kita memulai melaksanakan puasa Ramadlan 1434 Hijriyyah, namun kini kita telah memasuki fase sepuluh terakhir dari tiga fase yang dinyatakan oleh Rasulullah SAW ; Rakhmat [keselamatan, kesejahteraan, hidayah], Maghfirah [ampunan] dan kini Itqu mina-nar [pembebasan dari api neraka]. Di fase terakhir ini pula Allah menjanjikan malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul-qadar bagi hamba-hamba-Nya yang terpilih.
Surat Al-Qadr ayat 1-5 telah menyatakan dengan jelas dalil tentang turunnya malam yang lebih mulia dari seribu bulan tersebut,

  1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan.
  2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
  3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
  4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
  5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Al-Quran diturunkan pada malam tersebut dari Lauhil-Mahfudz ke langit dunia yang dinamakan Baitul-Izzah. Maka pada saat itu rakhmat dan ampunan Allah SWT tumpah ruah diturunkan. Setiap ibadah dibalas dengan pahala yang berlipat ganda. Dan kaum mukminin  yang terpilih akan mendapatkan salam dan doa dari para Malaikat yang turun ke bumi secara bergelombang hingga terbitnya fajar. Subhanallah, beruntung sekali jika kita adalah salah satu yang terpilih itu.

Ritual Malam-malam Lailatul-qadr
Lalu seperti apakah ritual yang harus dilakukan agar kita mendapatkan anugerah besar tersebut ? Menurut Syech Abul Hasan Asy-Syadzily [pendiri tariqat Syadziliyyah] dari Kitab Amaliyah Ramadlan karangan KH. Zain Abdul Shomad, Cianjur, Jawa Barat, seperti yang kami kutip dari majalah Al-Kisah halaman 11, 5 Oktober 2008, adalah dengan cara memperbanyak dzikir, shalawat, beramal shaleh dan bertaubat. Yang kesemuanya bermuara pada upaya penyucian diri.
Adapun doa yang dianjurkan dibaca adalah doa yang diajarkan Rasulullah pada istri tercintanya, Sayyidah Aisyah RA. Jumlahnya terserah, sesuai kemampuan dan keinginan tentunya.

اللــهم انــك عفــو كــريم تحــب العفــو ى فاعــف عــنا
” Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pengampun lagi Maha Mulia, Dzat yang suka memberi maaf dan ampunan, maka ampunilah kami “.
Kemudian bacalah dzikir 400 kali
لا اله الا اللــه وحده لا شريك لــه, لـه الملــك ولــه الحمــد يحيى ويميــت وهو حي دائم لا يمــوت بيده الخير, وهو على كــل شيئ قديــر
Tasbih  dan Istihfar dibaca 200 kali ,
 سبحن اللــه وبحــمده , سبحــن اللــه العظيم , أستغفــر اللــه العظيم
     Selain bacaan di atas, juga dianjurkan untuk memperbanyak taubat, bershalawat dan amal ibadah lainnya.
Wallahu a’lam bish-shawab.

Tentang Solichin Toip

Pengrajin dan produsen alat musik tradisional Islamis dan modern al ; aneka versi Rebana Hadrah, Diba, Syrakal, Qasidah, Marawis, Gendang, Bedug dan Mimbar mesjid, Marching Band, anekea furnitur rumah tangga, dan lain-lain. Generasi ke II pengrajin Rebana terbaik dan pertama sejak 1950-an dari Bumiayu. Apresiasi tertinggi terpilih dalam program acara Laptop Si Unyil di Trans7 pada 21 April 2010 sebagai satu-satunya pengrajin rebana berkualitas terbaik se Indonesia.
Gambar | Pos ini dipublikasikan di 'Idzul fitri, bulan ramadlan, bulan suci, Islam, kisah nyata, Nabi Muhammad SAW dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s