Ellegi Tahun Baru

خــير النــاس  مــن طــال عــمره وحســن عملــه. وشــر النــاس مــن طــال عــمره وســاء عــمله ( الحــديث (

Sebaik-baik  manusia adalah yang bertambah umurnya ( panjang umur ) dan bertambah amal ( ibadahnya ). Dan seburuk-buruk manusia adalah yang bertambah umurnya tapi semakin buruk  pula perbuatannya.

       Sudah  satu minggu  umat Islam  memasuki tahun baru 1433 Hijriyyah. Lalu, sudah  seberapa banyakkah kebajikan yg dikerjakannya ? Sudah sejauh mana pula ‘perkembangan ‘ keimanannya ? Atau sebaliknya apakah seseorang itu telah mulai mengawali tahun ini dengan perbuatan-perbuatan tidak baik ? Jangan sampai deh. Tak perlu menunggu terlalu lama hingga akhir  nanti untuk mengevaluasi diri jika itu kaitannya dengan amal  ibadah dan akhlak ( tingkah laku ).       Saya amat ‘meradang’ ketika mendengar sebuah cerita seorang tamu tak diundang ke rumah, perempuan tua yg baru tilik kedatangan tamu baru Allah dari Mekkah, di sebelah rumah. Beliau bercerita dengan berkaca-kaca dan nada bicara agak bergetar : “ Kok, si fulan saya sapa ga nyaut, yah ? “ ( beliau menyebut nama seseorang yg cukup kaya di kampung kami ).

       “ Astaghfirullah ! Kok, bisa ? Memang ketemunya di mana ? “ tanya  saya terkejut.

       “ Di depan rumahnya ! Ga mungkin dia ga denger karena kebetulan saya lewat di depannya dan dia sedang berada di teras ! “
      Saya langsung terdiam, sedih, perihatin, membenarkan ceritanya karena saya juga sudah banyak mengetahui ‘sepak terjang’ si fulan, dan… rasanya saya juga mulai meradang. Ikut tersinggung ! Bagaimana tidak, wong perempuan tua itu dengan dia kalau dilihat ke catatan silsilah  mereka masih ada hubungan famili !
       “ Bagaimana dengan  perasaanmu saat itu, Bi ?” tanya saya kemudian.
       “ Saya kesinggung, dong ! Sakit  hati saya  sampai berucap : ya Allah, semoga dosa-dosaku pindah ke dia ! ”

     “ Masya Allah…..!” saya menjerit lirih, tercenung dalam. Teringat ceramah seorang  ustadz  yang menguraikan  salah satu  ayat Hadist nabi Muhammad SAW :

اٍتـقــوا دعــوة المظلــوم واٍن كــان كــافــرا. فــاٍنـــه ليــس دونـــها حــجاب [ الحــديــث ]  

Takutlah kalian pada orang yang teraniaya sekalipun ia seorang kafir. Karena sesungguhnya tidak ada tabir ( penghalang ) antara dirinya dengan Tuhan. 

       Cerita di atas boleh jadi menjadi bahan renungan kita. Seseorang yg telah dikaruniai kesuksesan, baik dalam hal materi atau harta benda, kekayaan intelektual, berilmu, fisik yang baik dan lain-lain,  hendaknya tetap tidak melupakan akhlaknya kepada manusia lainnya. Karena sebenarnya semua itu tak lebih amanat Allah yang harus dijaga. Itulah kenapa disamping  seseorang itu telah masuk islam & beriman maka ia juga harus ikhsan ( berakhlak baik ). Ikhsan bukan saja kepada Allah tapi juga kepada manusia lainya, baik itu yang seiman ataupun yang berbeda keyakinan.
       Perumpamaan tanaman padi  yanng mulai menguning atau menua bisa menjadi bahan introsfeksi : makin berisi makin merunduk. Artinya makin seseorang itu menjadi  kaya maka makin pula ia baik kepada orang-orang  tak mampu di sekelilingnya. Tetap murah hati dan senyum. Makin seseorang itu  berilmu maka makin pula ia merasa bahwa begitu banyak yg belum diketahuinya, sehingga hatinya tidak menjadi sombong atau takabbur. Makin seseorang itu populer maka ia makin berhati-hati dalam menjaga tingkah laku dan ucapannya.
      Semoga kita tetap menjadi orang yang baik kepada sesama dalam kerangka Islam, Iman dan Ikhsan. Dan setahun ke depan serta seterusnya kita tetap menjadi padi yang menguning dan terus merunduk sehingga orang-orang di sekeliling dapat memanen kebaikan, senyum dan amaliyah-amaliyah lainnya dari kita, amin…

Wallaahu a’lam bish-shawab.

Tentang Solichin Toip

Pengrajin dan produsen alat musik tradisional Islamis dan modern al ; aneka versi Rebana Hadrah, Diba, Syrakal, Qasidah, Marawis, Gendang, Bedug dan Mimbar mesjid, Marching Band, anekea furnitur rumah tangga, dan lain-lain. Generasi ke II pengrajin Rebana terbaik dan pertama sejak 1950-an dari Bumiayu. Apresiasi tertinggi terpilih dalam program acara Laptop Si Unyil di Trans7 pada 21 April 2010 sebagai satu-satunya pengrajin rebana berkualitas terbaik se Indonesia.
Pos ini dipublikasikan di Hari Raya Islam, Islam, peringatan Allah SWT, Syiar Islam, Tahun Baru Islam dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Ellegi Tahun Baru

  1. muslimshares berkata:

    nice blog gan
    kalo berkenan mampir ke blog ane yuk sekalian tukeran link.

    salam,
    muslimshares
    http://muslimshares.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s